Nasional News

Posko Pengungsian Di Magelang Banyak Yang Belum Teraliri Listrik

Semarang-(9/11) Daya tampung pengungsi sering menjadi faktor tingkat kejenuhan, meningkatnya jumlah pengungsi ini membuat daya tampung di pengungsian mengalami overload, akibat dari penuhnya tempat penampungan, para pengungsi mulai berpindah-pindah tempat. Seperti yang terjadi di TPA Tanjung, Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Rusdi koordinator Tagana (taruna siaga bencana) TPA Tanjung, mengatakan, “

Pemprov Jateng Terus Back Up Pengungsi Merapi

Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengatakan, Pemprov akan terus mem-back up kebutuhan pengungsi letusan Gunung Merapi, khususnya di Magelang, Klaten, Boyolali, hingga ancaman letusan itu reda. “Secara prinsip, Pemprov Jateng siap. Karena itu merupakan bencana nasional dan penanganannya ada dibawah komando Presiden SBY secara langsung,” jelas Bibit . Menurutnya, Pemprov terus

Merapi Dan Abu Vulkanik

Semarang- Merapi masih menjadi fenomena alam sampai hari ini (8/11), abu vulkanik yang dikeluarkan gunung merapi berterbangan dan memenuhi kawasan kabupaten magelang dan sekitarnya, seperti yang terjadi dijalan bambang sugeng mertoyudan jarak pandang di kawasan ini hanya mencapai 200 meter. Tebalnya abu vulkanik membuat kendaraan baik roda dua maupun roda

Terburuk Dalam Kurun 100 Tahun

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono menyatakan erupsi Merapi 2010 merupakan bencana terburuk Merapi sejak 1870 atau dalam kurun waktu 100 tahun. “Erupsi Merapi tahun ini dapat dikatakan terburuk sejak 1870 karena saat ini sebanyak 32 desa dengan jumlah penduduk lebih dari 70.000 jiwa direkomendasikan harus mengungsi karena

Zona Aman Diperluas Lokasi Pengungsian Dipindah

Semarang-(4/11) Gunung merapi terus mengeluarkan gejolaknya, beberapa tempat pengungsian yang telah di siapkan oleh pemerintah setempat mulai penuh akibat membludaknya jumlah warga yang datang kepengungsian, hal ini disebabkan oleh adanya perubahan zona aman yang di tetapkan oleh badan vulkanologi  dari 10 km menjadi 15 km. Bertambahnya jumlah pengungsi di GOR

Jawa Tengah Tak Relokasi Pengungsi Merapi, Tapi Bangun Penampungan Permanen

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah memutuskan kebijakan relokasi untuk warga desa yang selama ini tinggal di lereng Gunung Merapi masih belum perlu dilakukan. “Relokasi warga di Gunung Merapi masih sangat jauh. Jika relokasi dipaksakan maka sama saja mencabut kehidupan warga yang sudah mapan di sana (Merapi),” kata Wakil Gubernur Jawa

Pemprov Jateng Salurkan Rp. 2 Miliar Untuk Pengungsi Merapi

Pemprov Jateng telah menyalurkan dana bantuan sebesar Rp 2 miliar bagi para pengungsi letusan Gunung Merapi di Kabupaten Magelang. Dana ini disalurkan untuk memenuhi kebutuhan lauk pauk para pengungsi di tempat pengungsian sementara. Kepala Biro Keuangan Pemprov Jateng, Agus Soeranto mengatakan, Pemprov telah mencairkan anggaran bantuan untuk kebutuhan 40 ribu

Pengungsi Merapi Boyolali Kurang Diperhatikan

Semarang – (2/11) Keadaaan para pengungsi letusan gunung merapi masih jauh dari kategori cukup, belum selesai keadaan disatu tempat pengungsian termasuk terpenuhinya segala kebutuhan, ada lagi bencana yang mengaharuskan  para pemerintah setempat harus membuka tempat penampungan pengungsi yang baru. Kemarin,pukul 10.09 WIB setelah terjadi letusan disertai luncuran awan panas yang

Merapi Kembali Bergejolak

Semarang- (29/10) setelah mereda dua hari lalu, gunung merapi kembali menunjukan awan panasnya pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB. Walaupun kali ini erupsi tidak sebesar sebelumnya, para petugas tetap siaga dan menyarankan para masyarakat tetap berada ditempat pengungsian. Kembali keluarnya awan panas ini menandakan bahwa keadaan disekitar gunung merapi belum aman. Kepala BPPTK, Subandriyo mengatakan erupsi Merapi kali ini berbeda dengan yang terjadi tahun 1994, 1997, 1998 dan 2006. Waktu itu, selalu didahului dengan titik api diam kemudian muncul wedhus gembel. Namun tahun 2010 ini awan panas bersifat menyembur terus dari dalam dengan gerakan datar. (SM/nov)

Pemakaman Sang Juru Kunci

Sleman- sejumlah korban akibat semburan awan panas dihantar ketempat peristirahatan terakhir kamis (28/10). Para korban ini dimakamkan di dua tempat, 20 jenazah dikubur secara massal dan keluarga Mbah Maridjan dimakamkan di Dusun Srunen, Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman. Mbah maridjan di makamkan bersama empat keluarganya, antara lain saudara dan cucunya. Suasan duka sangat terasa ketika robongan jenazah memasuki desa Dusun Umbulharjo. Para warga yang menunggu sejak pagi hari menagis histeris ketika ,mobil ambulance yang membawa para jenazah  melewati mereka.(SM/nov)

Page 7 of 19« First...56789...Last »


Get the Flash Player to hear this stream.


Headlines News