Pleton Alber TNI Bantu Clearing Medical Center di Gonaives

Oleh : on 1st Februari 2012
Bookmark and Share

(Gonaives-Haiti, 1/2). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-A/MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti), Selasa (31/1) membantu membersihkan/clearing area medical center atau klinik yang merupakan sarana umum bagi masyarakat lokal di kota Gonaives-Haiti.
Satgas Kizi TNI dibawah pimpinan Letkol Czi Winarno (Akmil 1993) selaku Komandan Satgas berkekuatan 167 prajurit TNI terdiri dari 143 TNI AD, 21 TNI AL dan 3 TNI AU ini tengah melaksanakan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Haiti selama satu tahun pada misi Minustah dalam rangka rekonstruksi dan rehabilitasi daerah yang terkena dampak bencana gempa bumi di Haiti serta melaksanakan tugas-tugas Vertical Constructions dan Horizontal Constructions dalam rangka mendukung dan mensukseskan tugas Minustah di Haiti.
Menurut Komandan Satgas Letkol Czi Winarno, medical center tersebut merupakan milik sebuah yayasan keagamaan Khatolik di daerah Gonaives. Perlu menjadikan perhatian bahwa dalam setiap melaksanakan pekerjaan konstruksi, Kontingen Indonesia selalu bersikap netral dan fokus membantu masyarakat Haiti tanpa melihat dari perbedaan yang ada.
Dalam pembersihan area medical center, Pleton Alber (Alat Berat) TNI mengerahkan satu Loader dan satu Dumptruk dipimpin oleh Bintara Pleton Serka Nanang beserta empat orang anggotanya. Koptu Sudarto sebagai operator Loader melakukan pekerjaan clearing area dengan dibantu oleh satu Dumptruk yang dikemudikan Kopda Hasbi beserta Kopda Iskandar sebagai pengarah kemudi  untuk pembuangan puing-puing hasil pembersihan.
“Pekerjaaan pembersihan tersebut merupakan suatu bukti kedekatan pasukan garuda dengan masyarakat Gonaives-Haiti. Dalam kegiatan ini masyarakat setempat juga turut membantu pekerjaan secara bersama-sama, sehingga terlihat terjalin hubungan yang baik antara Indonesia dengan masyarakat Haiti”, ujar Letkol Winarno.
Lebih lanjut dikatakan, pada pekerjaan yang dilakukan kedepan lebih diarahakan untuk membantu sarana dan prasarana umum masyarakat Haiti yang sudah 2 tahun terus barangsur pulih semenjak gempa pada 12 Januari 2010, sehingga kedatangan Pasukan Garuda benar-benar memberikan suatu arti bagi masyarakat Haiti. (Sukmo Wibowo)

Berita Terkait

  1. Tim Relawan Trauma Healing PSIK Undip Bantu Korban Merapi
  2. Gayus Di Jemput Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Di Singapura
  3. Haiti, Masuk 10 Gempa Terkuat Dunia
  4. Pejabat MONUSCO Kunjungi Satgas Kizi TNI di Kongo
  5. Korban Gempa Berharap AS Ambil Alih Haiti




Get the Flash Player to hear this stream.


Headlines News