Jakarta – Ternyata bisnis makanan dan minuman di Indonesia masih menggiurkan. Karena berdasarkan data pemerintah omzet produk makanan dan minuman nasional pada tahun ini mencapai 690 triliun rupiah.
Menteri Koperasi dan UKM Ssyarif Hasan dalam pembukaan pameran SMESCO UKM Food and Packaging Expo di Jakarta mengatakan, pemerintah akan memprioritaskan untuk mengembangkan produk ini, yg dalam 5 tahun terakhir tumbuh rata 2.8 persen.
Bahkan menurutnya pemerintah mentargetkan nilai ekpor produk makanan dan minuman tahun ini sekitar 6 miliar Dolar AS atau naik 5-6 persen dibanding tahun 2010.
Menkop menjelaskan, dengan adanya pameran food and packaging expo akan menjadi media pembelajaran bagi pengusaha UKM untuk menimba pengalaman khususnya dengan produksi teknologi pengemasan dan sistem pembayaran.
Menkop UKM Syarif Hasan mengakui, untuk menopang pertumbuhan produk ini, sangat diperlukan ketersediaan bahan campuran makanan yang 80 persen dipenuhi impor maupun pemanfaatan kemasan untuk menjaga kualitas mutu.
Seiring dengan pertumbuhan produk itu maka mendorong pula produk kemasan karena hampir 70 persen pengguna kemasan adalah produk makanan minuman.
Di Indonesia terdapat ribuan jenis kemasan yg beredar dgn nilai bisnis hingga triliunan rupiah.
Oleh : Anang Purwanto
