Kementrian luar negeri memastikan bahwa sampai saat ini belum ada warga negera Indonesia yang menjadi korban baik korban luka maupun maupun jiwa. Akibat bencana gempa bumi 7,2 skala ricter, yang terjadi di Turki Minggu pagi kemarin.
Melalui juru bicara kementrian luar negeri disebutkan bahwa sampai saat ini belum ada laporan adanya arga negara Indonesia yang menjadi korban gempa. Namun sampai saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan perkembangan dari proses evakuasi dari dubes Indonesia di Turki.
Selain itu dijelaskan juga informasi yang diterima dari Dubes di Turki. Sampai saat ini tidak ada laporan warga Indonesia yang terkena dampak atau menjadi korban dari gempa tersebut. Karena mayoritas WNI yang ada di Turki tinggal Istanbul dan Ankara. Sementara gempa kemarin terjadi di kota Van.
Dijelaskan juga dari data kementrian luar negeri ada sekitar 500 lebih WNI yang saat ini berada di Turki dan sampai sekarang pihaknyamasih terus mengikuti perkembangan terbaru dari sana. Sementara untuk pengiriman bantuan. Hingga saat ini belum ada perintah apakah akan dilakukan pengiriman bantuan atau tidak. Karena masih mengikuti perkembangan.
Seperti diketahui, gempa 7,2 skalarichter terjadi ditenggara Turki sekitar jam 10 pagi waktu setempat. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 5 kilometer. Sementara data crisis center di Kota Van menyebutkan sampai saat ini gempa tersebut telah menyebabkan 100 orang meninggal dunia dan diperkirakan terus bertambah. Selain itu, ada sekitar 500-600 korban luka-luka serta lebih dari 400 orang masih tertimbun dibawah reruntuhan bangunan. (Dolly)
