Denpasar – Mata dunia kembali tertuju ke Bali. Setelah memperingati 9 tahun tragedi bom Bali pada 12 oktober kemarin. hari ini, kamis (13/10/2011), gempa melanda Bali. Pasca gempa tersebut semua alat pendeteksi dini Tsunami tidak menunjukan tanda-tanda bakal adanya bencana. Alat pendeteksi yang berjumlah enam buah itu masih bekerja dengan baik. Provinsi Bali telah memasang enam alat pendeteksi di enam tempat yaitu, Seminyak, Kuta, kedongan, Jimbaran, Nusa Dua, dan Sanur. Ke enam alat tersebut tidak menunjukan kemungkinan munculnya Tsunami.
Kerusakan dan Korban
Hingga saat ini dampak gempabumi di Bali yang dapat dilaporkan adalah: 17 orang luka ringan dan dibawa ke RS Sanglah Kota Denpasar. Korban kebanyakan kejatuhan genteng. Sebagian sudah dibawa pulang rumah masing-masing. Kerugian material di Kota Denpasar:
· 2 sekolah rusak ringan (SMK Sidokarya, SMA Widyasanti),
· 1 sekolah rusak sedang (SMK I Panate),
· 2 kantor pemerintahan rusak ringan (Kantor DPRD dan Kominfo).
· 1 rumah sakit rusak ringan (RS. Kasih Ibu)
· 1 Balai Banjar Batunyuk rusak sedang, dan 1 unit hypermarket rusak ringan.
Pendataan masih dilakukan oleh di lapangan. BNPB telah melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Bali dan Jawa Timur serta kabupaten/kota yang terkena dampak gempabumi untuk melakukan pendataan. Update data akan disampaikan jika ada perkembangan yang signifikan.
Tidak ada korban meninggal. 43 orang luka ringan (3 orang cedera kepala, 1 patah tulang, 39 luka ringan). Semua dirawat di RS Sanglah Kota Denpasar. Korban kebanyakan kejatuhan genteng. Sebagian sudah dibawa pulang rumah masing-masing.
Kerugian material terdapat 8 unit rumah rusak ringan, 7 kantor pemerintah daerah rusak ringan, 1 rumah sakit rusak ringan, 2 pura rusak ringan, 12 sekolah rusak ringan hingga sedang, dan 1 fasilitas umum/hypermarket rusak ringan. Kerusakan tersebut tersebar di Denpasar, Gianyar, Bangli, Badung, Tabanan, dan Jembrana.Gempabumi tersebut di beberapa sekolah menyebabkan siswa luka ringan, seperti di SMK I Sidareja (12 murid dan 3 guru), SMK 2 Denpasar (25 murid dan 4 guru). Semua murid sekolah di Denpasar dipulangkan pasca gempabumi. Dilaporkan terdapat 1 orang warganegara Jepang yang luka ringan dan tidak sampai dirujuk ke rumah sakit di Gianyar.
Getaran dirasakan hampir seluruh Bali, dan sebagian Jawa Timur, Lombok, NTB dan NTT.
BNPB telah melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Bali dan Jawa Timur serta kabupaten/kota yang terkena dampak gempabumi untuk melakukan pendataan dan upaya-upaya penanganan bencana. Pendataan masih dilakukan oleh di lapangan. Update data akan disampaikan jika ada perkembangan yang signifikan.
