Jakarta- Kepala BKPM Gita Wirjawan menegaskan telah terjadi rotasi modal ke negara negara Asia Tenggara khususnya Indonesia sebagai dampak dari krisis utang di Eropa dan AS yang divonis terjadi krisis ekonomi.
Gita pada Investor summit and market ekspo 2011 di Ritz Charlton mengatakan Indonesia merupakan perkecualian(anomali) karena memiliki kekuatan fiskal dan moneter yg cukup kuat dibanding Singapura maupun Malaysia.
Pernyataan terjadinya rotasi modal dan anomaly ekonomi merupakan pengakuan dari analis-analis global pada forum forum investor yang dihadiri oleh delegasi RI pada roadshow di AS dan eropa dan negara neg Asia Pasifik beberapa waktu lalu. Di saat China, Jepang dan Singapura menaikkan suku bunga akibat tingginya inflasi Indonesia masih menahan BI rate di level 6,75 persen karena berhasil menahan laju inflasi di bawah 5 persen.
Gita menyatakan optimis pada 2012 mendatang Indonesia sudah meningkat ratingnya menjadi Investment grade didukung positifnya kinerja makroekonomi serta kinerja pasar keuangan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. (Arif Sinaga)
