Jakarta – Untuk menurunkan angka penderita kanker serviks ibu negara Ani Susilo Bambang Yudhoyono hari ini mencanangkan gerakan perempuan melawan kanker serviks, di gedung pusat Pertamina, Jakarta.
Pencanangan itu untuk memberikan dukungan kepada pencegahan kanker serviks melalui upaya upaya gerakan masyarakat yang melibatkan banyak organisasi dan komponen masy dengan tujuan penurunan angka kematian Ibu.
Hadir pula dalam pencanangan itu, Ibu Wakil Presiden Herawati Budiono, Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih dan Ketua Sikib Ratna Joko Suyanto.
Program pencegahan kanker serviks diprakarsai oleh Female Cancer Program kerjasama dengan Pertamina serta Sikib.
Dalam pidatonya Ibu Negara, Ani Yudhoyono mengatakan, kanker serviks bisa terjadi terhadap semua perempuan tanpa melihat latar belakang.
sehingga ibu negara meminta wanita Indonesia untuk berubah dengan waspada kanker serviks dan memeriksakan diri sebelum terjangkiti.
Menurutnya, Pencegahan dini merupakan keharusan agar tidak terjangkiti melalui Iva maupun Papsmir
Kanker serviks atau yang dikenal kanker leher rahim, merupakan salah satu kanker yg menjadi ancaman bagi perempuan Indonesia krn setiap 1 jam seorang perempuan meninggal akibat penyakit ini.
Penyakit ini disebabkan oleh virus Human Papiloma Virus. Bahkan, lebih dari 70 persen perempuan memeriksakan dirinya saat sudah berada di stadium lanjut, sehingga mengakibatkan kematian karena kanker ini tidak menimbulkan gejala. (Anang Purwanto)
