Me
dan – Setelah dibekukan sementara hingga waktu tidak terbatas PT. NBA operator pesawat Cassa 212 yang jatuh di Bahorok Sumut 29 September 2011 akan mematuhi instruksi Kementrian Perhubungan tersebut.
Akting direktur keuangan NBA Dedi Ifran Pasaribu usai mengikuti penyerahan santunan ke keluarga korban di Medan siang ini mengatakan, pihaknya akan terus berkordinasi dengan Dirjen Perhubungan Udara khususnya untuk memperbaiki temuan KNKT tentang kecelakaan itu.
Pihaknya berharap pembekuan ijin operasional NBA segera di cabut.
Dedi mengaku, saat ini NBA melayani rute penerbangan di Medan, Padang, Kupang, Ternate, Ambon dan Ketapang.
Dan memiliki 6 pesawat jenis Cassa 2 pesawat jenis lain dan 2 helikopter.
Pembekuan sementara ijin operasi penerbangan memang berpengaruh besar terhadap nasib karyawan yang bekerja ataupun penumpang.
Diharapkan KNKT pemerintah dan NBA segera memperbaiki kinerja agar kejadian kecelakaan pesawat yg telah menewaskan 18 org itu tidak terjadi lagi. (Anang Purwanto)
