Reshuffle, Sebelum 20 Oktober

Oleh : on 26th September 2011
Bookmark and Share

Jakarta-Wacana reshuffle kini terus mengemuka, seiring pernyataan presiden SBY yang akan segera mengumumkan kabinet baru, sebelum 20 Oktober mendatang. Meskipun itu merupakan hak mutlak dari presiden, kini polemik itu muncul. Komentar pro dan kontra baik dari partai politik, masyarakat hingga pengamat politik.
Dalam diskusi Polemik Sindoradio, di warung daun cikini jakarta, sabtu (24/09) dengan tema “katanya ada reshuffle” menghadirkan 4 narasumber yaitu, Staf Khusus Presiden Daniel Sparingga, Direktur eksekutif Indo barometer M.Qodari, Pengamat politik Sukardi Rinakit dan Wasekjen partai Golkar Happy Bone.
Staf Khusus Presiden Daniel Sparingga memastikan, Reshuffle yang  akan dilakukan oleh SBY, berbasis kinerja, terutama soal kapasistas, mampu dan mampu melakukan kerja sebagai menteri. Selain itu masalah integritas juga akan menjadi poin penting pergantian kabinet indonesia bersatu jilid 2.
Menurutnya, Perubahan kedepan juga untuk mengintensifkan komunikasi antara presiden dengan ketua parpol, agar tidak terjadi saling sandera.
Ia mengakui, sampai tadi malam reshuffle baru dibicarakan ditingkat presiden dan wakil presiden. Pada hari ke depan akan berkembang ke pimpinan parpol.
Hal yang sama juga diungkapkan pengamat politik Sukardi Rinakit yang menginginkan reshuffle tetap dilakukan, agar tidak terkesan pemerintah tidak bekerja. Ia berharap, pergantian bisa memberikan simbol dan bertanggungjawab terhadap pekerjaannya. Sukardi yakin tidak akan ada komplain dari partai, terkait pergantian sejumlah menteri.
Sedangkan Direktur eksekutif indo barometer M Qodari berharap presiden juga mengumumkan alasan penggantian menteri, saat pengumuman reshuffle.
Namun partai golkar melalui Wasekjen Happy Bone menyatakan ada atau tidak reshuffle, golkar tetap akan kritis, solutif dan produktif. Ia berharap reshuffle bisa melibatkan pimpinan parpol. (Anang)

Berita Terkait

  1. SBY Umumkan Reshuffle 20 Oktober
  2. Capres Golkar
  3. Sri Mulyani Mundur, Pelajaran Buat Pemerintah
  4. Aliansi 22 Parpol Usung Aris – Helvis
  5. Kisruh Papua Karena Ketidakadilan




Get the Flash Player to hear this stream.


Headlines News