Tips Desain Kamar Mandi

Oleh : on 19th September 2011
Bookmark and Share

Kata orang, perilaku kebersihan seseorang tercermin pada kebersihan kamar mandinya. Kultur kita menempatkan kamar mandi di bagian belakang/ service, sedangkan orang barat justru menempatkan kamar mandi pada bagian publik/ depan, bahkan seringkali kama rmandi diletakan didalam kamar tidur. Bagaimana pada rumah berlahan sempit dengan hanya satu kamar mandi? Berikut strategi disain dari sebuah kamarmandi :

  • Permukaan lantai tidak boleh rata betul, tapi harus miring dan mengarah pada lubang pembuangan air. Letakan lubang air menjauhi pintu masuk kamar mandi, agar tidak licin pada bagian ini dan tidak terlihat kesan kotor.
  • Lubang sebaiknya ditutup oleh saringan, karena agar tidak semua kotoran masuk dan menyumbat saluran ( rambut, tutup odol, bungkus sampo, potongan sabun), dan usaha menghalangi binatang lain masuk (kecoa, ulat, , kodok bahkan ular)
  • Pakailah keramik lantai kamar mandi dengan tektur kasar tapi mudah dibersihkan, gunakan warna selain putih agar tidak mudah terlihat cepat kotor
  • Jangan gunakan keramik dinding untuk lantai, karena daya tahan/lapisan clooting keramiknya berbeda dan rentan terhadap obat pembersih lantai.
  • Usahakan bidang dinding dapat tersentuh sinar matahari, sehingga akan lebih sehat, kering atau tidak mudah ditumbuhi lumut dan menghindari adanya sarang nyamuk.
  • Bila seluruh dinding ditutup keramik, posisikan dengan tepat pemasangan paku/ cantelan dinding tepat pada sambungan keramik- gunakan bor atau dilakukan dengan manual tapi dengan hati-hati agar keramik tidak pecah.
  • Hindari pemakaian bahan gipsum dan bahan cepat lapuk karena air pada area kamarmandi, minim hanya digunakan pada plafond.
  • Bila dinding dilapisi cat, pilihlah cat kayu atau cat untuk kualitas ekterior/ bukan cat tembok interior agar dinding tidak cepat ‘ternoda’ karena kelembaban air, serta mudah dibersihkan dari sarang laba-laba.
  • Usahakan harus tercipta saluran udara pada kamar mandi : pertama. dilakukan pada disain pintu kamarmandi – menggunakan model krepyak pada bagian bawah/ atas pintu), kedua, penempatan krepyak diatas daun pintu/jendela, bahkan ketiga, krepyak/pelobangan di dekat lampu/plafond ruangan.
  • Usahakan penempatan kamar mandi kontak dengan ruangan bagian luar, agar sirkulasi udara dapat terbentuk, dan bilamana tidak memungkinkan harus dibantu dengan alat penyedot udara keluar (exhouse –fan)
  • Warna kamar mandi tidak harus biru, pilihlah warna terang untuk ruangan yang kurang sinar matahari, yang penting bersih dan tidak mengkonservasi “bau khas” kamar mandi. (DR.Ir. Eddy Prianto,CES,DEA, 2010)

Berita Terkait

  1. Carport Ramah Lingkungan
  2. Penemuan Mayat Pembunuhan Kamar Kos
  3. Gara-gara Sikat Gigi, Ibu Dilaporkan Polisi
  4. Inilah 5 Tips Penting “BlackBerry User”
  5. Hadirkan Waterwall di Rumah Kita




Get the Flash Player to hear this stream.


Headlines News