Sekitar 5,7 Juta Kendaraan Akan Memasuki Jateng

Oleh : on 24th Agustus 2011
Bookmark and Share

Prasarana telah di siapkan untuk digunakan sejak H-10, termasuk jembatan, 400 rambu portable, armada 3600 kendaraan. Berdasarkan pantauan dan evaluasi sepanjang tahun 2010, terjadinya peningkatan penggunaan sepeda motor saat mudik sebanyak 4%. Diprediksi jumlah mobil yang akan memasuki  Jateng mencapai 8,6% atau sekitar 5,7 juta atau bisa di perkirakan sebanyak 95 % dari total pemudik adalah pengguna Mobil Pribadi. Hal ini diyakini oleh Agus Siswanto Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Jawa Tengah, pada acara Dialog Bersama Parlemen yang diadakan oleh Radio SindoRadio FM dan RDI Semarang, belum lama ini di Picadilly Lounge Hotel Dafam Jl. Imam Bonjol Semarang.  Agus juga berpendapat bahwa tahun ini adalah pencapaian angka tertinggi untuk penjualan mobil.

Evaluasi tahun 1999-2000, angkutan umum mengalami kejayaan,  namun di tahun 2000-2009 pengguna sepeda motor mengalami peningkatan saat mudik, hingga di take mobil pribadi / rental mulai beralih hun 2010 masyarakat . Sementara untuk sarana jalur darat Kereta Api. PT. KAI, menyediakan KA. Sapu Jagad sbg alternatif, untuk Kapal Laut disediakan sebanyak 11 kapal. Demikian disampaikan Agus Siswanto Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Jawa Tengah.

Sementara itu Ketua Komisi D DPRD Jateng Drs. Rukma Setiabudi, mengatakan  “Posko untuk pemudik telah disiapkan, sehingga pemudik bias beristirahat dengan nyaman, dan mengurangi angka kecelakaan. H-10 ditargetkan semua perbaikan jalan harus sudah dihentikan.  Besok BinaMarga akan merencanakan kunjungan, apabila masih terdapat proyek yang masih berjalan, maka penyelesaian akan dilaksanakan sesegera mungkin, secara instant” .

Politisi PDI-P itu, juga mewacanakan akan di berlakukan perbaikan untuk angkutan umum. Sehingga masyarakat kembali beralih ke angkutan umum, apabila angkutan umum bisa dipastikan nyaman, aman, dan ekonomis. Selain itu jg akan diberlakukan pembatasan terhadap penggunaan kendaraan pribadi. Alternative penambahan jalan sehingga tercipta keadaan jalan yg presentative. Pasar tumpah pun juga akan di antisipasi sebagai pemicu kemacetan saat mudik nanti.

Namun sebaliknya pengamat transportasi dari UNIKA  DR. Rudatin Ruktiningsih, berpendapat  kebijakan pemerintah dinilai berhasil, karena pemudik  beralih dari menggunakan sepeda motor ke mobil. Namun prasarana masih menjadi dilema, dan angkutan umum yg masih jauh dari nyaman. Walaupun pemudik dengan menggunakan Kapal Laut masih sedikit, namun tetap harus diantisipasi lonjakan penumpang. (Anna/SindoRadio-smg)

Berita Terkait

  1. 1.900 Kendaraan Mutasi ke Jateng
  2. Inspeksi Kesiapan Menjelang Lebaran 2010
  3. Suhu Udara Sekitar Merapi Meningkat
  4. Badai Alex Akan Datang
  5. PBB Lawangsewu tahun 2008 Rp.203 juta




Get the Flash Player to hear this stream.


Headlines News