Pengasingan untuk Khadafy

Oleh : on 30th Maret 2011
Bookmark and Share

LIBYA - Kemarin, Italia mengusulkan perjanjian politik untuk mengakhiri krisis Libya, diantaranya adalah gencatan senjata segera, pengasingan bagi Moammar Khadafy, dan pembicaraan antara pemberontak dan para pemimpin suku.

Menteri Luar Negeri Franco Frattini mengatakan kepada wartawan, ia telah membicarakan usul itu dengan Jerman, Perancis, dan Swedia, serta mengharapkan untuk membicarakannya dengan Turki, Senin malam, sebelum pertemuan internasional mengenai Libya di London, Selasa (29/3/2011) ini.

Beliau mengatakan, Afrika dapat memberikan suaka kepada Khadafy tanpa mencemaskan pemimpin Libya itu akan kembali berkuasa dari pengasingan.

Italia mengharapkan pertemuan kekuatan-kekuatan internasional di London dapat menyampaikan visi bersama bagi Libya pasca-Gaddafi, termasuk gencatan senjata yang diawasi secara internasional dan pembicaraan inklusif antara dewan pemberontak, para pemimpin suku, dan pemain lain dalam masyarakat Libya, kecuali Khadafy.

Italia, sebagai sekutu terdekat Khadafy di Eropa sebelum pertempuran besar ini, enggan ikut operasi militer awal bulan ini, dan merasa telah dikesampingkan oleh Perancis dan Inggris.

Pihaknya mendesak NATO agar mengambil alih komando operasi, mengatakan, pemberontak yang didukung serangan udara pimpinan Barat pada akhir pekan lalu telah mulai membuahkan hasil, yaitu melindungi kota-kota dari pembombardiran oleh pasukan Khadafy.

Berita Terkait

  1. Khadafy, dimata perawat pribadinya
  2. Kabar Kematian Putra Khadafy
  3. HIndari Kekerasan Warga Libya Mengungsi
  4. Senjata Api Untuk Satpol PP?
  5. Pemerintah Thailand tetapkan batas waktu untuk para Demonstran




Get the Flash Player to hear this stream.


Headlines News