Jakarta – Kompol Dodi Rahmawan terkena ledakan bom buku yang dikirimkan ke kantor Jaringan Islam Liberal di Jl Utan Kayu, Jakarta Timur.
Kejadian itu berawal ketika, Kompol Dodi berniat membuka bom yang dikirimkan untuk Ulil Abshar Abdalla, seorang aktivis JIL. Saat Beliau mencoba membuka “chip” di tengah buku, bom langsung meledak dan tangan Beliau jadi korban.
Dan akhirnya Telapak tangan kiri Kompol Dodi Rahmawan harus diamputasi. Karna terkena langsung ledakan bom buku tersebut. Dan dimungkinkan Jika kondisi tangan Dodi sudah sembuh total, akan segera di lakukan pemasangan tangan palsu untuk Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur ini.
“Pemasangan tangan palsu di tangan kiri Pak Dodi Rahmawan dimungkinkan, namun pemasangan ini harus menunggu kondisi tangannya hingga sembuh total, pasca-amputasi yang dilakukan semalam,” kata dokter spesialis ortopedi yang menangani Kompol Dodi, dr.Dohar Tobing.
Hal tersebut dikatakan dr.Dohar ketika jumpa pers di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2011).
Menurut keterangan dr. Dohar, tangan Kompol Dodi sudah hancur. hingga hanya ada pilihan untuk mengamputasinya diatas pergelangan tangan.
“Lengan bawah yang rusak sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Sangat bisa dipasang tangan palsu. Itu ada prosesnya, jika luka sudah membaik,” ujar dr. Dohar.
(Detik.com/admin)
