Tunisia. PBB mengatakan, Tunisia melaporkan masuknya 40.000 orang dari Libya sejak tanggal 20 Februari, dan Mesir mencatat 55.000 pengungsi yang masuk dari Libya sejak minggu lalu.
Kebanyakan pengungsi itu, kata PBB, adalah warga Mesir dan Tunisia, dan sisanya warga asing lain, termasuk pekerja migran asal Asia, dan beberapa ribu warga Libya.
Sementara itu, pelabuhan-pelabuhan di Laut Tengah dilaporkan dibanjiri ribuan pengungsi yang berusaha melarikan diri dari kerusuhan di Libya.
Kapal Yunani yang mengangkut 2.900 warga Tiongkok dari Benghazi tiba di pulau Kreta hari Sabtu, sementara dua kapal lainnya telah meninggalkan pelabuhan yang sama dengan muatan 4.200 warga Tiongkok lainnya. Kapal yang dicarter pemerintah Tiongkok tiba di pulau Malta mengangkut 2.200 pengungsi Tiongkok.
Sementara kekerasan terus berlanjut di Libya, tekanan internasional juga makin meningkat agar pemimpin Libya Moammar Gaddafi mengundurkan diri.
Dewan keamanan PBB dengan suara bulat sepakat melancarkan sanksi-sanksi atas pemerintahan Gaddafi, termasuk embargo senjata.(Voa/Admin)
