WONOGIRI – Truk PT SAP (Sumber Asli Putra) yang mengangkut 12,5 ton beras, Rabu dinihari (23/2), dirampok di Kabupaten Boyolali. Truk bersama muatannya dibawa kabur penjahat. Sedang sopir dan kernetnya dibuang di Kecamatan Manyaran Kabupaten Wonogiri.
Sopir truk, Suherman (62), warga Nosido RT 2/RW 29 Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar dan kernet, Dasi (56), warga Desa Pucangan RT 12/RW 2 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Saat kejadian, mulut dan mata kedua korban diplester. Kedua tanganya diikat memakai sobekan kain. ”Saya tidak bisa melihat apa-apa karena selain dilakban, kepala saya dikerudungi baju,” kata Suherman.
Mereka menjelaskan, awalnya tidak mendapat firasat apa-apa ketika berangkat dari Karanganyar menuju Kota Semarang. Sekitar pukul 00.30 WIB, ketika sampai di dekat RSU Boyolali, beberapa orang mencegat laju truk. ”Mulut dan mata kami ditutup lakban sehingga tidak bisa melihat. Sedang tangan kami diikat,” tuturnya. Truk dan muatannya dirampas dan dibawa kabur penjahat, Sesaat kemudian mereka dipindahkan ke sebuah mobil dan tahu-tahu sudah Dusun Sambeng Desa Kepuhsari Kecamatan Manyaran (sekitar 50 kilometer jalur Wonogiri-Gunungkidul).
Melepas Ikatan Dalam suasana gelap keduanya saling membantu melepas ikatan dan lakban yang menutup mata dan mulut mereka. Ia mengaku tidak ingat sampai jam berapa di lokasi itu. Namun menurut Dasio kemungkinan sekitar pukul 03.30. Beberapa saat kemudian baru diketahui lokasi itu juga menjadi perampokan blantik sapi Ny Warsini dari Gunungkidul.(Sm/Admin)
