Demonstrasi Meluas, Tentara Akan Turun Tangan

Oleh : on 10th Februari 2011
Bookmark and Share

KAIRO – Pemerintah Mesir memperingatkan akan tindakan keras yang akan dilakukan oleh militer dengan makin meluasnya demonstrasi dan saat ini ada laporan bahwa para tentara menangkapi para aktifis dan menyiksa mereka.

Menteri Luar Negeri Ahmed Abul Gheit memperingatkan tentara, yang saat ini masih bersikap netral, akan ikut bertindak terhadap para demonstran yang menentang kekuasaan Mubarak.

“Jika kerusuhan terjadi, pasukan akan turut campur untuk mengkontrol negara, sebuah langkah yang mengarah kepada situasi berbahaya,” ujar Abul Gheit saat melakukan wawancara dengan stasiun tv Al-Arabiya.

Pernyataannya tersebut keluar setelah Wakil Presiden yang baru dilantik Omar Suleiman memperingatkan akan adanya kudeta di tengah berlangsung pemindahan kekuasaan yang damai.

Abul Gheit menyalahkan hal tersebut kepada Amerika Serikat (AS) yang meminta sesegera mungkin dilakukannya perubahan di Mesir.

Namun, para demonstran tidak pula menunjukkan sikap untuk menyerah atas permintaan mereka untuk mundurnya Mubarak. Malah jumlah mereka makin bertambah di minggu ketiga demonstrasi tersebut.

Sementara, kelompok hak asasi manusia dan demonstran mengatakan pada surat kabar Britain’s Guardian bahwa para tentara dengan diam-diam menangkapo ratusan demonstran anti-pemerintah, beberapa orang dari para demonstran tersebut dilaporkan disiksa.

Pada Rabu kemarin waktu setempat, kericuhan terjadi di wilayah Kharga, dilaporkan bahwa lima orang tewas dan 100 lainnya cedera ketika pasukan keamanan melakukan tembakan terhadap para demonstran, demikian lansir AFP.(OKE/Admin)

Berita Terkait

  1. Tak Mampu Menggaji, Belanda Tunda Perekrutan Tentara Baru
  2. Tentara Israel Perlakukan Relawan Indonesia Dengan Kasar
  3. Presiden Mesir Tetap Tidak Akan Mundur Sampai September
  4. Demonstrasi Makin Besar, Presiden Hosni Keluarkan Dekrit
  5. SBY Diminta Turun Tangan




Get the Flash Player to hear this stream.


Headlines News