TEGAL – Sebanyak 15 juta butir petasan cabe rawit seperti korek api jres, yang bakal dipasarkan di Kota Tegal dan sekitar, seperti Brebes, Slawi dan Pemalang, untuk perayaan Valentine Day, disita Polsekta Sumurpanggang, Polres Tegal Kota, di jalur pantura, sekitar pukul 09.30, Selasa kemarin.
Penyitaan itu terjadi saat jajaran Polsekta Sumurpanggang, menggelar ”Operasi Panah Candi 2011”, di jalur pantura. Sasaran operasi adalah pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat).
Pikap nopol E-8690-PI kemudian diminta untuk menepi. Dia dan sejumlah personel lainnya kemudian memeriksa isi muatan yang diangkut. Sopir pikap, Usman (50) dan kernetnya Rojak (35) mengatakan, mobilnya hanya mengangkut kerupuk udang.
Kapolsekta pun tak percaya begitu saja. Meski kernet menyodorkan contoh kerupuk dan memintanya untuk mencicipi makanan ringan tersebut. Saat terpal penutup bak belakang dibuka, memang terdapat banyak karung pelastik bertuliskan makanan ringan.
Tapi begitu dibuka, ternyata isinya adalah petasan cabe rawit yang bisa disulut layaknya menyalakan korek api jres. Ketika didata, jumlahnya mencapai lebih dari 15 juta butir petasan.
Kernet Kabur Ketika sejumlah personel polisi itu sibuk menghitung jumlah petasan dan membawa mobil pikap beserta petasannya ke Mapolsekta Sumurpanggang, kernet meloloskan diri dan kabur menuju arah barat.
Sejumlah personel mencoba melakukan pengejaran, namun jejaknya sudah sulit diketahui.
Dari keterangan Usman (sopir pikap), kernet yang kabur bernama Rojak (35) beralamat di Desa Dukuh, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jabar. Dirinya sebagai sopir hanya diminta mengangkut barang ke Tegal. Order mengangkut barang berasal dari pemilik petasan Hj Casinah (60) dan Sukara (60) warga Desa Teluk Agung, Indramayu.(SM/Admin)
