Pengungsi Merapi Boyolali Kurang Diperhatikan

Oleh : on 2nd November 2010
Bookmark and Share

Semarang – (2/11) Keadaaan para pengungsi letusan gunung merapi masih jauh dari kategori cukup, belum selesai keadaan disatu tempat pengungsian termasuk terpenuhinya segala kebutuhan, ada lagi bencana yang mengaharuskan  para pemerintah setempat harus membuka tempat penampungan pengungsi yang baru. Kemarin,pukul 10.09 WIB setelah terjadi letusan disertai luncuran awan panas yang tidak hanya mengarah ke Jogja dan Magelang membuat banyak warga ketakutan dan memutuskan untuk mengungsi.

Boyolali tepatnya di desa cempogo sebelumnya tidak masuk dalam prediksi curahan awan panas, tetapi  curahan awan panas telah mengarah kesana, karena awan panas menuju empat dusun, diantaranya dusun taring, lendong, gedangan dan sango.

Koresponden SindoRadio Solo dan sekitarnya, Bramantyo mengatakan,“Terjadi hujan abu, hujan kerikil dan hujan pasir. Para warga menyelamatkan diri kekecamatan cempogo sedangkan kecamatan cempogo tidak memiliki persiapan sama sekali. Para pengungsi hanya ditempatkan di aula kecamatan. Yang bukan standar untuk para pengungsi dan sementara ini belum tersedia dapur umum untuk para pengungsi.”

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Boyolali Tonthowi Jauhari, mengatakan belum ada tindakan dari pemerintak Boyolali. Ia menilai Pemeritah Boyolali lepas tangan. Bahkan bupati Boyolali sampai saat ini pun belum mengunjungi pos pengungsian.(nov)

Berita Terkait

  1. PENGUNGSI MERAPI KRITIS
  2. Pemprov Jateng Salurkan Rp. 2 Miliar Untuk Pengungsi Merapi
  3. Pemprov Jateng Terus Back Up Pengungsi Merapi
  4. Yogyakarta Masih Berduka : Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas
  5. Merapi Kembali Bergejolak




Get the Flash Player to hear this stream.


Headlines News