Lima mahasiswa UGM mengembangkan penemuan baru mereka yaitu Burger Jamur Tiram. Mereka menggunakan Jamur Tiram sebagai pengganti daging yang biasa dipakai sebagai bahan baku pelengkap burger.
Burger yang dinamakan “Tirex Burger” ini mencoba menawarkan burger rendah kalori, karena tidak ada daging disana. Jamur Tiram memang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Namun, hanya sebatas pada olahan tongseng, sate dan keripik. Melihat potensi burger yang banyak diminati, mereka membuat burger rendah kalori ini agar bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes dan hipertensi.
Untuk memperlancar usahanya, mereka memiliki budidaya jamur tiram sendiri. Setiap harinya, mereka mampu memanen sebanyak 25kg. Mereka mengaku sudah memiliki empat gerai burger di Yogyakarta dan dua di Solo. Untuk lebih melebarkan sayap, mereka akan membuka gerai di Medan oktober ini. Omzet yang dihasilkan setiap bulan berkisar Rp 20 juta.
