Inspeksi Kesiapan Menjelang Lebaran 2010

Oleh : on 31st Agustus 2010
Bookmark and Share

Secara Umum Tidak Ada Persoalan

SEMARANG – Menjelang arus mudik lebaran 2010, Pemerintah Provinsi Jateng, Pemkot Semarang dan Dishubkominfo terus melakukan inspeksi kesiapan sarana dan prasarana penunjang arus mudik lebaran. Inspeksi dilakukan di sejumlah tempat, seperti RS Tugurejo Semarang, Terminal Mangkang, Bandara A Yani, Stasiun Poncol, Stasiun Tawang serta Terminal Terboyo.

Asisten III Pemprov Jateng, Sriyadhi mengatakan, sejauh ini kesiapan di semua lini sudah bagus. Tidak ada persoalan berarti yang akan mengganggu arus mudik lebaran tahun ini.

“Semua sudah berjalan baik dan sesuai dengan persiapan yang telah direncanakan selama ini,” jelasnya disela inspeksi yang didampingi Wakil Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, kemarin.

Menurut dia, hal yang patut diwaspadai adalah peningkatan volume pemudik menggunakan sepeda motor. Diperkirakan, pemudik bersepeda motor mengalami kenaikan hingga 15 persen dibandingkan tahun lalu.

“Angka kecelakaan pemudik menggunakan sepeda motor paling mendominasi dalam lebaran tahun lalu,” jelasnya.

Ia berharap, pemberlakuan larangan bagi pemudik bersepeda motor agar tidak membawa penumpang lebih dari dua orang dapat berjalan efektif guna menekan angka kecelakaan.

“Kalau terbukti lebih dari dua penumpang, aparat kepolisian akan langsung menindak. Langkah ini dilakukan demi keselamatan para pemudik sendiri,” jelasnya.

Terkait kesiapan layanan rumah sakit, Sriyadhi mengatakan, seluruh RSU daerah di tingkat Provinsi, Kabupaten maupun Kota sudah diinstruksikan untuk siap siaga sejak H-7 hingga H +7 lebaran. Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya menghadapi mudik lebaran.

“Jadi semua tetap disiagakan,” jelasnya.

Ia mencontohkan, RSUD Tugurejo yang menjadi rumah sakit rujukan dan disiagakan sebagai Posko Lebaran. Jika terjadi kecelakaan, RSUD Tugurejo langsung siap melakukan penanganan.

Kepala RSUD Tugurejo, Endang Agustinar mengatakan, sejauh ini pihaknya telah siap menjadi rumah sakit rujukan. Kapasitas tampung untuk pasien “dadakan” pun sudah disiapkan.

“Kita sudah siapkan vanbelt mobile untuk mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) akibat kecelakaan lalu lintas yang mungkin terjadi. Semua akses, baik laboratorium, Instalasi Gawat Darurat (IGD) telah kita siapkan,” jelasnya.

Pada tahun 2009 lalu, jumlah pasien RSUD Tugurejo selama H-7 hingga H+7 lebaran mencapai 776 pasien. Rinciannya, kecelakaan lalu lintas sebanyak 97 orang, pasien rujukan 2 orang, rawat inap 21 orang, pasien karena lelah, kepanasan dan sebab lain selama arus mudik mencapai 435 orang.

“Ini sebagai gambaran jumlah pasien di RSUD Tugu pada lebaran tahun lalu. Mudah-mudahan angka kecelakaan pada lebaran kali ini mengalami penurunan,” tandasnya.( Pras )

Berita Terkait

  1. Ramadhan – Lebaran Harga Sembako Meningkat
  2. Sekitar 5,7 Juta Kendaraan Akan Memasuki Jateng
  3. Tol Semarang – Solo Bisa Digunakan Desember
  4. Selama 2010, Tercatat 63 Orang di Jateng Tewas Karena Miras Oplosan
  5. KPI Di Wajibkan Bantu Pilwalkot 2010




Get the Flash Player to hear this stream.


Headlines News