SEMARANG – Menjelang bulan Ramadhan dan lebaran akan tiba, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Jateng, Ihwan Sudrajat mengingatkan, semua harga sembako akan melambung tinggi. Beberapa barang yang akan melambung tingi diantaranya sembako dengan tiga komoditas, yaitu daging, ayam dan telur.
Barang tiga komoditas tersebut memiliki kecenderungan kenaikan harga akibat permintaan pada daging, ayam dan telur cenderung meningkat.
Menurut hasil survei dari pantauan Dinperindag Jateng menyebutkan, pasokan daging untuk kebutuhan Ramadan hingga Lebaran di sejumlah pasar tradisional Jateng mencapai 1.520.000 ekor, sedang harga daging per kilogram masih di kisaran Rp 55.000, Rp 60.0000. Harga ayam broiler telah mencapai Rp 25.000/kg, ayam kampung mencapai Rp 40.000/kg, dan harga telur ayam mencapai Rp 14.300/kg.
Tidak hanya tiga kmoditas itu saja yang mengalami kenaikan harga, Dinperindag juga mewaspadai kenaikan harga gula pasir yang terus meningkat. Pada lelang per 26 Juli lalu, harga lelang gula pasir telah mencapai Rp 8.950/kg angka ini mengalami peningktan sekitar Rp 1.300/kg dari lelang per 1 Juli lalu.
“Kami akan mengawasi ketersediaan stok sembako selama bulan puasa dan lebaran. Mengingat permintaan sembako pada bulan puasa dan lebaran terus meningkat,” kata dia.
Sementara itu Pemkot beserta stakeholder lainnya akan mengawasi distribusi bahan pokok jelang Ramadan dan Idul Fitri. Melalui Rakor Ekuinda di Gedung Balai Kota. Mulai Selasa (3/8) kemarin, telah disepakati untuk pemantauan harga kebutuhan pokok yang dilakukan secara berkala.
Diungkapkan Kabag Perekonomian Setda Kota Semarang Asroti, sejauh ini ketersediaan kebutuhan pokok mulai beras, gula pasir, minyak goreng, telur, daging, terigu termasuk pula BBM sampai pascalebaran cukup tersedia. Hanya saja harga komoditas tersebut sudah mengalami kenaikan.
Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh peningkatan permintaan masyarakat, momentum Ramadan dan Idul Fitri. Ada pula isu kenaikan TDL, perubahan musim yang tidak menentu ditambah stok yang terbatas dan permainan tengkulak. ’’Namun sejauh ini kenaikan harga kebutuhan pokok masih terjaga,’’ tandas Asroti. (AL)
