Zaman semakin maju , teknologi pun ikut maju sesuai dengan zaman. Jika semua maju , manusia juga tak boleh untuk tidak maju. Namun saking majunya dan tidak bisa mengenal situasi itu dapat merugikan kita.
Seperti yang dialami oleh Bunga (bukan nama sebenarnya) nasib yang sangat memprihatinkan untuk dia , gadis remaja SMA asal Grobogan ini.
Bunga ditemukan di sawah dekat Bendung Klambu dalam keadaan lemah. Pada wajah bagian kirinya terdapat luka memar dan leher bekas cekikan. Diduga gadis manis warga Desa Selojari, Kecamatan Brati, Grobogan itu menjadi korban percobaan pembunuhan.
’’Anak saya masih shock. Setiap ada orang datang, meronta-ronta dan menangis karena trauma kejadian yang baru saja dialami,’’ kata Nurfi Listiyani (45), saat menunggui korban di RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi, Selasa (20/7).
Kejadian ini ketika Maghrib telah usai . Bunga yang saat itu sedang berada di rumah bersama keluraganya terkejut, melihat teman sekolahnya tiba-tiba datang ke rumahnya dan mengajak Bunga untuk menonton pasar malam. Dan Bunga pun mau menerima ajakan Angga , karena di benak Bunga temannya itu hanya ingin mengajak bermain saja dan tidak ada maksud tertentu.
Namun hingga malam hari korban belum juga pulang. Pagi harinya, keluarga Bunga mendapat kabar bahwa anaknya ditemukan oleh seorang warga di sawah dekat Bendung Klambu dalam keadaan tak sadarkan diri.
Menurut informasi, korban kali pertama ditemukan seorang warga Desa Penganten yang akan pergi ke sawah melihat ada orang melambai-lambai tergeletak di tepi sawah. Saksi langsung mendekat dan kemudian menggotong korban ke tepi tanggul. Melihat anak tetangganya tak sadarkan diri , warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung melaporkan pihak kepolisian.
Kapolsek Kelambu AKP Sudibyo mengatakan, menurut keterangan korban pelaku bernama Wiro, yang saat ini melarikan diri. Ditambahkan, untuk sementara belum ada pelaku lain. ’’Itu bukan penganiyaan tetapi percobaan pembunuhan.’’ (AL)
