Jakarta – Kasus korupsi yang terjadi di Negara kita , memang tidak ada habisnya . Dalam penanganan nya pun masih sangat kurang . Banyak para koruptor yang bebas , padahal dirinya telah dinyatakan sebagai tersangaka koruptor.
Banyak orang , yang antusias jika ia mendengar atau melihat kasus korupsi. Seperti yang di alami oleh Presiden Luar Negeri asal Swiss ini , Presiden Konfederasi Swiss, Doris Leuthard, mengatakan bahwa Swiss bersedia memberikan kerjasama dalam upaya memerangi korupsi yang dilakukan Pemerintahan Indonesia.
Dalam penanganan nya untuk memerangi korupsi ini , dia telah menyiapkan prosedur panjang untuk di terapkan. Dan mereka pun juga siap untuk berkontribusi. Menurut Leuthard, masalah korupsi adalah masalah yang penting untuk ditangani. Karena korupsi menciptakan ketidakadilan dan sulit diterima oleh instrumen pasar atau investor.
Ia juga mengatakan, untuk menangani masalah korupsi di Swiss , ia juga menerapkan metode pemberantasan korupsi , dengan cara mendesak perusahaan agar mereka dapat melakukan bisnisnya sesuai aturan. Mereka memaksa pada perusahaan yang jika dalam berkembang nya perusahaan itu , tidak ada yang boleh melanggar aturan, tidak ada yang melakukan praktek suap dan transaksi ilegal apapun.
Kunjungan Leuthard kali ini ke Indonesia guna menjalin kerjasama dengan pemerintahan Indonesia. Dalam kunjungannya ini, pemerintah Indonesia dan Swiss menandatangani dua MOU yaitu di bidang Pariwisata dan Pembebasan Visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas. ( Aulia )
