ANKARA -Turki menutup wilayah udaranya bagi penerbangan militer Israel. PM Recep Tayyip Erdogan menyatakan, larangan tersebut dijatuhkan sebagai buntut serangan Israel terhadap kapal bantuan kemanusiaan akhir Mei lalu di perairan Gaza, Palestina.
Erdogan yang sedang berada di Kanada untuk menghadiri KTT G20 tidak memberi penjelasan lebih lanjut mengenai pernyataannya tersebut. Namun seorang pejabat pemerintahan mengatakan, larangan itu hanya berlaku bagi penerbangan militer Israel sehingga penerbangan komersial sipil tetap bebas terbang.
Pejabat Turki juga menambahkan, pelarangan tersebut tidak pukul rata. Setiap rencana penerbangan yang akan melewati wilayah udara Turki bakal diuji kelayakannya lebih dulu kasus demi kasus.
Koran Israel, Yediot Ahronot melaporkan Turki tidak mengizinkan masuk sebuah pesawat yang mengangkut para perwira militer. Karena pesawat itu akan melakukan penerbangan ke beberapa objek bersejarah di Auschwitz, Polandia,yang melewati wilayah udara Turki. ( Aulia )
