SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menjamin akan mempermudah perijinan bagi para pengusaha yang ingin berinvestasi atau mengembangkan usahanya di provinsi ini. Dengan adanya kemudahan perijinan tersebut diharapkan agar perkembangan usaha di Jawa Tengah bisa maju lebih cepat lagi.
“Kita jamin, secara keseluruhan ( di Jawa Tengah) untuk perijinan tidak akan dipersulit. Namun kalau ada satu dua kabupetan / kota yang sekarang masih mempersulit, kami mohon maaf. Mereka akan segera kita benahi,” terang Bibit Waluyo kepada wartawan usai acara Silaturahmi Gubernur Jawa Tengah dengan Asosiasi, Dunia Usaha, Perbangkan dan Stokholder JawaTengah di Gedung Gradika Bhakti Praja Selasa kemarin (8/6).
Menurut gubernur, tidak ada alasan untuk mempersulit perijinan bagai para investor yang ingin berusaha di Jawa Tengah. Karena dengan semakin banyaknya investor masuk, maka lapangan kerja akan terbentang luas, pengangguran berkurang dan sudah pasti kesejahteraan akan semakin meningkat.
“Tujuan dari acara kali ini juga sebagai usaha Pemprov Jawa Tengah untuk menarik para pengusaha agar mau berinvestasi di Jawa Tengah,” katanya.
Sementara, dalam acara yang dihadiri oleh para pengusaha besar, menengah, perbangkan dan juga sejumlah rector dari PT di Jawa Tengah, gubenur memaparkan secara gembalang tentang gerakan Bali Ndeso Mbangun Deso yang selama ini dilakukan, dimana pada saat ini sudah sampai pada saat percepatan. Kepada para pengusaha, gubenrur juga memaparkan tentang peluang usaha atau berinvestasi di jawa Tengah yang sangat berpotenasi mendapatkan keuntungan dan sekaligus juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mulai dari peluang dibidang pertanian, perkembunan, perikanan, pertenakan, pariwisata, tranportasi dan lain sebagainya.(Pras/Adm)
