SEMARANG – Gubernur Bibit Waluyo kemarin mengganti Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gatot Bambang Hastowo di Gedung Ghradika Bhakti Praja Semarang. Bambang selanjutnya menjadi staf ahli gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan.
Dia digantikan Maryanto, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Perwakilan Pemprov Jateng di Jakarta. Selain memutasi Gatot, Bibit juga melantik Herry Supangat, kepala Dinas Pendapatan dan Aset Daerah (DPPAD).
Dalam menjual wisata, tidak perlu mengandalkan wisatawan mancanegara. “Wisatawan mancanegara itu ora penting. Kesuwen! Buatlah orang tertarik datang baik melalui utara maupun selatan. Saya yakin Maryanto mampu untuk itu sebab link-nya di Jakarta sangat banyak,” katanya.
Pada kesempatan itu Bibit pun mengulas kembali masalah Program Tahun Kunjungan Wisata 2011 yang terpaksa ditunda karena dinilai tidak ada kesiapan prasarana pendukung.
“Kenapa diundur? Lha pripun, 2011 kalau dicanangkan ya belum siap. Apanya yang mau dipamerkan wong isih elek kabeh? Semarang isih kelip-kelip, isih rob, apa rob ini yang mau dipamerkan?” ucapnya.
Gubernur Bibit Waluyo lebih lanjut mengatakan, pergantian ini merupakan hasil penilaian tim evaluasi kinerja pemprov. Pergantian itu merupakan hal yang wajar dilakukan untuk menjaga dinamisasi organisasi. (Adm)