ASHDOD- Paling tidak 19 orang, termasuk seorang warga Indonesia, tewas saat pasukan Angkatan Laut Israel menyerang kapal bantuan kemanusiaan tujuan Jalur Gaza, Palestina, di perairan internasional, kemarin.
Sebanyak 36 relawan lainnya luka-luka, termasuk tiga WNI. Adapun delapan relawan lain asal Indonesia yang berada di kapal Mavi Marmara, salah satu dari enam kapal yang diserang itu, belum diketahui nasibnya.
Relawan dari MER-C Indonesia Jose Rizal Jurnalis saat dihubungi semalam mengatakan, kabar tentang tewasnya anggota misi kemanusiaan dari Indonesia itu dia peroleh dari media Al Alam, Iran. Jose belum bisa memastikan identitas korban meninggal dan luka tersebut.
Enam kapal tersebut membawa barang-barang bantuan termasuk obat-obatan untuk rakyat Gaza. Jumlah korban kemungkinan bertambah. Rekaman kejadian yang diambil dari kapal penumpang itu, yang dipajang di internet menunjukkan pasukan komando Israel yang berpakaian hitam turun dari helikopter dan bentrok dengan para aktivis. (Adm)
