BANGKOK – Kematian penasihat militer ”Kaus Merah” Mayor Jenderal Khattiya Sawasdipol yang tewas terkena peluru di bagian kepala justru meneguhkan tekad demonstran antipemerintah untuk terus melawan pemerintahan Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva.
Jenderal yang di anggap pembangkang oleh pemerintah Thailand yang dijuluki Seh Daeng (artinya ”panglima” dalam bahasa Thailand) oleh demonstran ”Kaus Merah”.
Para demonstran mengabaikan seruan aparat keamanan untuk meninggalkan lokasi unjuk rasa. Mereka bertekad berjuang sampai titik darah penghabisan.
Sekitar 5.000 pengunjuk rasa bertahan di kawasan bisnis Bangkok, ibu kota Thailand, yang telah mereka kuasai beberapa pekan terakhir. (Adm)