SEMARANG- Nasib apes dialami Ardy Rahman Putra (23), warga Kalipancur, Ngaliyan, baru-baru ini. Sepeda motor kesayangannya, Yamaha Mio Soul bablas dibawa kabur seorang teman yang baru dikenalnya.
Ironisnya, kendaraan itu baru saja dibeli dua hari sebelum raib. ‘’Plat nomornya saja belum keluar,’’ ujar Ardy, saat melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolwiltabes Semarang.
Penggelapan tersebut terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Pusponjolo Timur 10, Semarang Barat. Awalnya, korban mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk menemui temannya, Iwan Hartono (24), yang kos di tempat tersebut. Pada saat korban asyik ngobrol dengan Iwan, tiba-tiba pelaku yang juga penghuni kos itu ikut nimbrung.
Tak lama berselang, pelaku meminta izin untuk meminjam sepeda motor. Saat itu pelaku berdalih akan membeli nasi. Meski tidak begitu kenal dengan pelaku, korban dengan berat hati bersedia meminjamkan sepeda motornya. Keragu-raguan Ardy Rahman akhirnya terbukti. Setelah ditunggu hingga berjam-jam, pelaku dan sepeda motor tidak juga kembali.
Korban akhirnya melaporkan penggelapan itu ke polisi. Menurut informasi, pelaku terdaftar di kos atas nama NH, warga Kalikajar, Wonosobo. ‘’Saya juga sudah mencari dia ke Wonosobo namun tidak ketemu. Padahal, semestinya plat nomor dan STNK hari-hari ini sudah jadi,’’ tukas korban. (Adm)
