GAJAHMUNGKUR – Polisi akhirnya berhasil meringkus tiga kawanan pencuri sepeda motor, yang kerap beraksi di Kota Semarang.
Ketiga tersangka adalah Purwanto (28) dan kakaknya, Darmoko alias Tejo (29), serta Supiyan (19), yang menjadi penadah atau kurir menjual kendaraan hasil curian.
Purwanto sebagai eksekutor atau pemetik terpaksa ditembak kaki kanannya lantaran berusaha kabur ketika digerebek oleh Tim Resmob Polwiltabes di rumahnya.
Dari tangan ketiga pelaku, polisi berhasil menyita 22 sepeda motor hasil kejahatan sebagai barang bukti. Puluhan sepeda motor tersebut sebelumnya telah dijual di daerah Dukuhsekti, Pati.
Kapolwiltabes Semarang, Kombes Drs. Edward Syah Pernong SH, melalui Wakasat Reskrim, Kompol Iskandar Sitorus Pane SIK mengungkapkan, komplotan pencuri yang dipimpin Purwanto ini sudah menjadi target penangkapan.
Tak hanya beraksi di Kota Semarang, ternyata mereka juga beraksi melakukan pencurian di Demak, Kendal, dan lainnya. Terakhir, pada pertengahan April lalu, komplotan ini menyikat motor Honda Mega Pro milik Ari Andriyanto (29), mahasiswa asal Batang, dan Suzuki Satria milik Setyo Adi Nugroho (20), mahasiswa asal Grobogan.
”Kedua kendaraan itu raib saat diparkir pemiliknya di Jl Menoreh Utara dan Jl Banjarsari, Tembalang. Pelaku sering beraksi di wilayah Tembalang dengan sasaran sepeda motor para mahasiswa,” ujar Kompol Iskandar, kemarin.
Purwanto mengaku setiap kali beraksi menggunakan kunci ” T ” untuk menghidupkan paksa mesin sepeda motor. (Asti).
