JAKARTA – Jumat (30/4) pagi, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meninjau kegiatan Kerja Bakti Jumat Bersih yang dilaksanakan di kawasan sekitar lokasi makam Mbah Priuk, Koja, Jakarta Utara.
Selain Fauzi Bowo, kegiatan ini dihadiri pula sejumlah pejabat lain, seperti Kapolda Irjen Wahyono, Pangdam Jaya Mayjen Darpito, dan Wali kota Jakarta Utara Bambang Sugiono.
Tercatat ada 2.850 orang yang antusias ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka adalah unsur-unsur dari TNI/Polri, Lantamal, Pemda DKI, serta sejumlah ormas/LSM, di samping mahasiswa dan masyarakat. Acara ini dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dengan apel di salah satu lahan dekat kompleks makam Mbah Priuk.
Ketika kegiatan belum dimulai, lokasi sekitar makam tersebut sudah terlihat bersih. Padahal, berdasaran jadwal kegiatan, acara bersih-bersih ini bakal meliputi aktivitas pengecatan, pembersihan jalur jalan, saluran air, dan pengasapan (fogging).
Sehingga, seusai acara pembukaan, hanya beberapa aparat TNI dan Lantamal melakukan pengecatan marka jalan di ruas yang menghubungkan jalan utama dengan jalan masuk ke kompleks makam dengan warna hitam putih. Selebihnya, aparat kepolisian malah terlihat duduk-duduk tanpa aktivitas.
Satu jam kemudian, Fauzi Bowo dan pejabat yang hadir meninggalkan lokasi kegiatan. Sebelumnya, Fauzi Bowo sempat melakukan dialog dengan beberapa pihak di dalam kompleks makam. Setelah itu, lokasi tempat kerja bakti nyaris tak ada aktivitas dan cenderung sepi, hanya beberapa orang yang masih mengecat marka jalan.
Aksi pengasapan untuk memberantas sarang nyamuk pun terkesan seadanya. Pengasapan hanya dilakukan di sekitar kompleks makam. Kabarnya, ada penolakan dari sejumlah orang terhadap rencana pengasapan di dalam kompleks makam. Karena menurut salah seorang warga, itu hanya alasan mereka karena di tempat tersebut tidak ada nyamuk. (Asti).