VENTERSDORP, -Pada hari Sabtu lalu tepatnya di Ventersdorp, Afrika Selatan. Konflik rasial dikhawatirkan pecah, karena menyusul pembunuhan tokoh gerakan supremasi kulit putih Eugene Terreblanche. Kekhawatiran itu menguat saat massa berbondong-bondong memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Eugene ditempat persemayamanya. Eugene dibunuh dirumahnya oleh dua buruh tani berkulit hitam.
Polisi mengatakan, pembunuhan itu bermula dari sengketa upah yang harus dibayar segera oleh Eugene kepada Buruh taninya itu.
Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma menyerukan para politikus untuk mempererat persatuan menyusul pembunuhan Eugene yang dikhawatirkan menimbulkan ketegangan rasial. ” Kita bertanggung jawab untuk mengecam tindakan kriminal itu. Kita juga perlu mengendalikan diri untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang bisa merusak upaya pembangunan bangsa dan persatuan rakyat,” Kata Presiden Afrika Selatan tersebut (SM/Adm)
