Hadirkan Waterwall di Rumah Kita
Water wall, mulai familier di berbagai rancangan interior dan eksterior suatu bangunan, bahkan pada rancangan rumah tinggal hal ini sering ditemukan. Prinsip mengolah rancangan taman bernuansa air pada suatu bidang dinding, seperti iyulah taman waterwall. Artinya, disain waterwall sudah menjadi milik semua kalangan dengan kreasi disain yang variatif. Bagaimana menghadirkan Water wall di rumah kita ? Sebenarnya disain waterwall fleksibel dalam memilih dimensi lahan dan lokasi, bahkan suatu lorong pun dapat dijadikan point ineterest suatu ruangan, baik di eksterior dan interior rumah tinggal. Element utama :
- Media dinding : keberadaan dinding, bisa dibuat ataupun dinding yang ada seperti pagar, dinding ruangan tamu, dinding ruang makan, dinding pembatas ruangan, dinding bagian teras hingga sebuah bidang kaca dapat disulap menjadi dinding ‘semu’ air (tercipta karena cucuran air yang merata). Suara gemerik dan sensasi air ini akan terekspost bila dalam mengolah material dinding tersebut dikombinasi dengan tempelan batu alam, granit, andesit bahkan mungkin hanya gerusan paku.
- Pengolahan air : Air sebenarnya diputar bak sebuah taman klasik, dari tampungan di bawah, di pompa keatas dan ditumpahkan lagi. Hanya bidang airnya dibuat rata, tipis/sedikit mengalir di suatu media dinding. Dua cara menumpahkan air pada bagian atas dinding : pertama, buatlah terlebih dulu bak penampungan air di bagian atas sepanjang dinding dan penanggulan bak tersebut di rendahkan pada bagian depan/arah melimpahnya air, kedua: ditempatkan pipa saluran air sepanjang dinding yang dilubangi secara merata dengan jarak 5-10 cm.
- Tampungan air bagian bawah : tampungan air ini tak membutuhkan tempat yang lebar, prinsip hanya sepanjang dinding yang dialiri, hingga dimensinya bisa cukup 0.50 cm saja. Dan air ini akan segera mengalir ke bak filter untuk kemudian dipompakan lagi keatas.
- Pompa air : penempatan pompa air dan daya kecil hanya cukup untuk menaikan air dengan tingkat dorongan rendah, sehingga tidak terlalu memakan watt yang besar. Biasanya pompa ini, tertanam dibagian bawah dan ditutupi tanaman penghias.
- Element estetis lainnya : hadirkan lampu dan tanaman air pada disain taman ini. Lampu yang ditempatkan dalam bidang dinding ataupun lampu yang disorotkan kearah dinding. Tidak usah besar-besar, cukup sebagai penerangan, bahkan pada posisi yang bijak, manfaatkan kehadiran sinar matahari masuk.
- Untuk menciptakan ambience suasana sejuk dan nyaman, ciptakan sirkulasi udara dari luar yang menyentuh bidang dinding air ini.
- Hasil beberapa penelitian sejauh ini, kehadiran waterwall dalam rumah tinggal dapat mengurangi konsumsi listrik dalam usaha mendinginkan ruangan (pemakaian Air Conditioner), bukankah hal itu merupakan ujud dalam merespond hemat energi dalam rumah tinggal kita ? silahkan mencoba. (DR.Ir. Eddy Prianto,CES,DEA, 2010)
Berita Terkait
- Carport Ramah Lingkungan
- Pagar Rumah Penyaring Polusi
- Tips Desain Kamar Mandi
- Israel Bangun 600 Rumah di Wilayah Palestina
- Angin Puting Beliung Sapu Ratusan Rumah