Pemerintah mentargetkan penurunan angka penderita gizi buruk hingga 15 persen dari jumlah anak di Indonesia pada tahun 2010 ini. Jumlah penderita Gizi buruk saat ini mencapai 18,6 persen dari jumlah anak yang ada di wilayah ini. Demikian diungkapkan menteri kesehatan, Endang Rahayu Setyaningsih dalam kunjungannya ke semarang beberapa waktu lalu.
Menurutnya penurunan jumlah penderita Gizi buruk merupakan barometer pembangunan kesehatan oleh pemerintah, Selain penurunan angka gizi buruk sejumlah indikator perbaikan kesehatan masyarakat antara lain peningkatan harapan hidup penurunan jumlah kematian ibu serta penurunan kematian bayi.
Menurut Endang, jumlah kasus Gizi buruk saat ini masih didominasi oleh provinsi yang berada di Indonesia bagian timur. Untuk itu wilayah – wilayah tersebut menjadi fokus utama untuk pemberantasan gizi buruk oleh pemerintah. (Prasetyabudhi)
