Teroris Aceh Jaringan Al Qaeda

Oleh : on 9th Maret 2010
Bookmark and Share

Kementrian dalam negeri RI meyakini teroris Nanggroe Aceh Darusalam (NAD) memiliki hubungan jaringan Noordin M Top dan Dr Azhari yang terkait dengan kasus di Poso, Ambon, Filipina, Singapura hingga Timur Tengah yang berinduk Al Qaeda. Demikian keterangan Kepala Desk Koordinasi Pemberantasan Terorisme Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Ansyad Mbai, Senin (8/3/2010).

Namun demikian, Ansyad mengaku belum dapat menemukan motiv kenapa jaringan teroris yang tengah diburu kepolisian tersebut memilih NAD sebagai tempat pergerakan mereka.

Yang jelas, ketika memilih basis, kelompok teroris menurutnya memiliki beberapa pertimbangan, yakni mudahnya akses mendapatkan senjata, melakukan perekrutan, dan pelatihan. Terkait penanganan terorisme, Ansyad mengatakan bahwa hal ini tidak dapat dilakukan kepolisian saja.

“Penanganan terorisme memerlukan sinergi banyak pihak. Terorisme memiliki banyak aspek dan berkaitan dengan ideologi. Jaringan terorisme tidak mati begitu saja karena figur sentralnya tewas,” kata Ansyad.

Instansi tersebut misalnya kepolisian, TNI, Kementerian Agama, hingga warga dan para tokoh masyarakat. Menurutnya, penjagaan di obyek-obyek vital dan perbatasan juga penting.

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika membuka rapat terbatas bidang politik, hukum, dan keamanan di Kantor Presiden, Jumat lalu. Saat itu, Presiden meminta sinergi kepolisian, TNI, dan Badan Intelijen Negara dalam penanganan terorisme. Selain itu, mereka juga diminta untuk melakukan kerja sama dengan dengan tokoh masyarakat dan warga sekitar.

Berita Terkait

  1. Tiga Teroris Aceh, Kembali Tertangkap
  2. Densus 88 Tangkap 13 Tersangka Teroris di Aceh
  3. Inilah Donatur Terbesar Jaringan Dulmatin
  4. SBY Pastikan Dulmatin Tewas
  5. Istri Joko Alias Zaenudin Hanya Bisa Pasrah, Suaminya Tersangka Teroris




Get the Flash Player to hear this stream.


Headlines News