HAITI – Peran militer AS membuat bantuan internasional terdistribusi langsung, sehingga memudahkan korban gempa Haiti yang selamat untuk mendapatkan makanan di tengah pasokan minim.
Perhatian yang begitu besar dari pemerintah Obama membuat rakyat Haiti memiliki harapan untuk membangun kembali negaranya pascagempa. Mereka sangat berharap, sokongan Amerika.
“Saya ingin Amerika mengambil alih negara. Pemerintah Haiti tidak dapat berbuat apa-apa untuk kami,” ujar seorang buruh yang tinggal di alun-alun kota dipenuhi korban selamat, Jean-Louis Geffard. “Ketika kami bilang kepada pemerintah kami lapar, pemerintah menjawab ‘Kami pun lapar,’.”
Seorang mahasiswa kedokteran yang bangunan sekolahnya hancur, Canga Matthieu juga mengatakan hal senada. “Pemerintah Amerika seharusnya yang memperhatikan kita. Mereka sangat terorganisir baik. AS adalah negara terkaya di dunia dan mereka dapat membantu,”.
Namun, bantuan memiliki batas. AS menekankan dalam pernyataan publik terkait interaksi mereka dengan warga Haiti. “Anda akan selalu memiliki teman dan partner di Amerika serikat saat ini hingga ke depan nanti,” demikian ucap Presiden Obama setelah gempa terjadi. Namun, pejabat AS yang datang ke negara itu menjernihkan bahwa pemerintah Amerika tidak bertanggung jawab atas pembangunan kembali negara yang tercabik bencana tersebut.