Pesantren Rehabilitasi Narkoba & Sakit Jiwa

Oleh : on 6th September 2009
Bookmark and Share

Pondok Pesantren biasanya digunakan orang-orang untuk memperdalam ilmu
agama Islam. Namun tidak demikian dengan Ponpes Maunatul Mubarok.
Pondok Pesantren yang berlokasi di Dukuh Lengkong, Desa Sayung,
Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak ini berfungsi sebagai tempat
rehabilitasi orang sakit jiwa, cacad mental dan kecanduan narkoba.
Tak pelak dengan fungsinya tersebut, Pondok Pesantren Maunatul Mubarok
dipenuhi orang-orang sakit jiwa alias gila.
Mereka ini selain dikirimkan oleh keluarganya untuk dirawat ada juga
yang merupakan orang-orang gila yang berkeliaran kemudian dibawa ke
tempat ini. Ponpes Maunatul Mubarok berlokasi ditengah hutan bambu.
Sebuah area yang luas dikelilingi pagar tinggi. Bangunannya terdiri
dari 10 kamar berdinding tembok berukuran 2 X 4 meter dengan pintu dan
teralis dari bambu. Kamar-kamar yang mirip sel tahanan ini digunakan
untuk merawat pasien sakit jiwa yang belum sembuh. Tiap kamar dihuni
antara 1 hingga 7 pasien.
Selain itu ada juga kamar besar ukuran 20 X 4 meter yang digunakan
untuk merawat pasien yang hampir dan sudah sembuh. Dibagian depan ada
pula sebuah Mushola yang juga berfungsi sebagai tempat pertemuan.
Sementara itu dibagian belakang dekat kamar-kamar pasien terdapat
ruang yang digunakan tidur para pengasuh.
Pemilik Ponpes Maunatul Mubarok, Kyai Haji Abdul Halim Zein
menjelaskan bahwa di pondok itu terdapat 50 orang santri yang
kesemuanya adalah orang sakit jiwa.
“Mereka ada yang sengaja dibawa oleh keluarganya untuk dirawat disini.
Ada juga yang merupakan hasil operasi razia orang gila yang dulu
setiap malam Jumat selalu kami lakukan. Beberapa diantara pasien ada
juga yang merupakan limpahan dari Satpol PP. Dari 50 pasien, 25 %
adalah penghuni lama dan sisanya orang baru,” jelas Kyai Haji Abdul
Halim Zein pada okezone.com.
Para pasien sakit jiwa itu di pondok tidak hanya sekedar ditampung
namun diusahakan upaya penyembuhan. Ditempat ini ada tiga upaya untuk
menyembuhkan orang sakit jiwa. Yang pertama adalah dengan cara rutin
memandikan pasien sehari sekali. Cara memandikannya adalah dengan
menyemprot pasien dengan air bersih dibagian-bagian pusat syaraf.
Menurut Halim perlakuan ini akan memperlancar aliran darah yang
tersumbat.
“Langkah kedua adalah dengan pengobatan herbal. Kami upayakan agar
pasien sehat fisik, nafsu makan bertambah dan tubuh kebal terhadap
penyakit. Jamu nya terbuat dari jahe, kunyit, dan daun sirih. Kami
juga rutin memberikan pasien jamu penenang yang terbuat dari daun
waru. Itu penting supaya pasien lelap tidurnya dan tenang jiwanya,”
paparnya.
Langkah terakhir untuk mengupayakan kesembuhan pasien sakit jiwa
adalah dengan melakukan terapi pijat refleksi. Dengan perawatan rutin
dan penuh kesabaran, Halim dan para pengasuh lainnya biasanya dapat
menyembuhkan pasien sakit jiwa selama 3 bulan. Itu berlaku untuk
pasien yang sakit jiwanya belum berlangsung lama.
“Kalau orang yang sudah sakit jiwa tahunan lamanya akan berbeda.
Diperlukan waktu bertahun-tahun untuk menyembuhkannya,” ucap Halim.
Halim mengaku mempelajari ilmu untuk menyembuhkan sakit jiwa dari
gurunya. Mengenai motivasi kenapa memilih mendirikan Ponpes khusus
bagi orang sakit jiwa, Halim mengatakan semua itu muncul atas dasar
kemanusiaan.
“Hati nurani telah mendorong saya untuk menampung santri orang gila.
Saat melihat orang gila berkeliaran tak terurus, hati ini seperti
berkata bagaimana jika yang mengalami nasib seperti itu adalah saya,”
paparnya.
Untuk merawat puluhan orang sakit jiwa selain memerlukan kesabaran
ternyata juga membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Setiap bulan Ponpes Maunatul Mubarok paling tidak menghabiskan beras
seberat 1 ton 2 kuintal. Itu belum termasuk lauk pauk, sayuran, rokok.
listrik dan biaya operasional lainnya.
“Kalau dihitung-hitung biasanya per bulan kami butuh uang sebanyak Rp
25 juta,” kata Halim.
Setengah dari seluruh jumlah dana  pengeluaran ternyata merupakan dana
yang diusahakan oleh pengurus ponpes dengan membuat batu bata.
Sementara sisanya adalah bantuan dari donatur dan para keluarga
pasien.
“Para pasien itu kami tempatkan dalam kamar-kamar. Pasien pria dan
wanita dipisahkan. Mereka biasanya sakit jiwa karena masalah
cita-cita, cinta, KDRT, perceraian dan ekonomi,” jelasnya.
Diantara para pasien sakit jiwa yang ditampung di ponpes Maunatul
Mubarok, salah satu yang sudah sembuh adalah Fandi.
Pria asal Kebumen itu mengaku tak tahu menahu kenapa bisa sampai
dirinya dirawat di ponpes ini.
“Saya dikirim kesini oleh orang tua. Mereka mengira saya sudah gila.
Sekarang saya sudah sembuh dan ingin pulang. Saya kangen dengan
keluarga tapi selama ini mereka tidak pernah menjenguk, ” aku Fandi
yang sudah 6 bulan dirawat.
Fandi ternyata yang sempat duduk di bangku kelas 2 SMK itu masih
memiliki cita-cita.
“Saya ingin menjadi seorang kontraktor bangunan,” ucapnya.
Menurut Halim, Fandi mengalami gangguan jiwa lantaran ayahnya
meninggal dunia. Akibatnya dia putus sekolah hingga seluruh impian dan
cita-citanya kandas.
Di bulan suci Ramadan ini kita diingatkan untuk peduli pada sesama
terutama bagi orang-orang yang tak dianggap dan terpinggirkan. Di
Ponpes Maunatul Mubarok masih ada orang-orang yang mau memperhatikan
dan peduli pada orang gila yang selama ini sering dianggap bukan
manusia.

Berita Terkait

  1. Penderita Gangguan Jiwa Bunuh Saudaranya
  2. Gangguan Jiwa, Anak Bunuh Ayah
  3. Kurangi Pengangguran, Pemerintah Gandeng Pesantren
  4. “Stroke” Makin Banyak Serang Orang Muda
  5. Inspeksi Kesiapan Menjelang Lebaran 2010

  1. siti susiah mengatakan:

    keluarga saya ada yg stress suka ngomel nggak jelas tapi nyambung kalo diajak bicara,tapi kalo dipoyok-i teman2nya tentang pacar dia kabuh,marah2 dan suka ngejar orang bisa nggak ya sodara saya dikirim dan disembuhkan disana..??? mohon info teman2 mungkin ada jln keluarnya
    trims

  2. gatot mengatakan:

    mohon bantuan contak person yg bisa dihubungi serta alamat lengkapnya.

  3. SindoRadioFM Semarang mengatakan:

    bagi and yang berminat mengetahui lebih dalam tentang ponpes pimpinan H. Halim, silakan kontak langsung dengan beliau di 081225572220. (Admin)

  4. Mahyu Ryles mengatakan:

    Terima kasih utk SindoRadio FM Semarang yg sdh mempublikasikan berita ini, dan utk Kyai H.Halim semoga senantias dilimpahkan RahmatNya, sehat wal afiat, amiin. Dari kami di Barabai Kab.Hulu Sungai Tengah Prov.Kalsel

  5. ema mengatakan:

    maaf bisa tlg carikan nomor kontak ponpes tersebut ? ditunggu scepatnya ya kakak saya mnderita gangguan jiwa

  6. ematrowma mengatakan:

    maaf SindoRadio fm , tolong bisa bantu carikan alamat lengkap dan kontak person dengan pondok pesantren ini ? saudara saya kena gangguan jiwa sudah 6 tH sudah berobat kesan kemari tapi belum juga smbuh , mohon bantuannya scepatnya ya , terima kasih .

  7. basid mengatakan:

    yth. pimpinan Ponpes Maunatul Mubarok , keponakan saya sudah 5tahunan ketergantungan menghisap lem, sekarang badannya semakin kurus, kadan bertindak keras sama orang tuanya , minta uang, marah marah, kadang masih sadar sendiri yaaa berkelakuan sempurna biasa aja, mohon penjelasan lanjut terbaiknya, atau kami isa menghunbungi via telpon, wassalam mualaikum ( basid, Lubuklinggau sumsel No HP 085377710654

  8. broman sidek mengatakan:

    keponakan saya sudah 5tahunan ketergantungan menghisap lem, mohon bantuan no telp Pesantren Rehabilitasi Narkoba & Sakit jiwa
    Pondok Pesantren Maunatul Mubarok. yang berlokasi di Dukuh Lengkong, Desa Sayung,
    Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak

    • broman sidek mengatakan:

      keponakan saya sudah 5tahunan ketergantungan menghisap lem, mohon bantuan no telp Pesantren Rehabilitasi Narkoba & Sakit jiwa
      Pondok Pesantren Maunatul Mubarok. yang berlokasi di Dukuh Lengkong, Desa Sayung,
      Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak
      wassalam mualaikum ( basid, Lubuklinggau sumsel No HP 085377710654 )

  9. SindoRadioFM Semarang mengatakan:

    Sebentar akan Kami carikan Informasinya….
    (Admin)

  10. bagi anda yang berminat mengetahui lebih dalam tentang ponpes Maunatul Mubarok pimpinan H. Halim, silakan kontak langsung dengan beliau di 081225572220. (Admin)

  11. anda yang berminat mengetahui lebih dalam tentang ponpes Maunatul Mubarok, silakan kontak langsung 081225572220. (Admin)




Get the Flash Player to hear this stream.


Headlines News